Senin, 15 Juli 2013

Perbedaan olap dan oltp

A. Pengertian

 • OLAP (OnLine Analytical Processing)

Pengertian OLAP Suatu jenis prangkat lunak yang melakukan pemrosesan untuk menganalisa data bervolume besar dari berbagai perspektif (multidimensi). OLAP seringkali disebut analisis data multidimensi yang berfungsi sebagai data analasis (select). Data multidimensi adalah data yang dapat dimodelkan sebagai atribut dimensi dan atribut ukuran. Contoh atribut dimensi adalah nama barang dan warna barang, sedangkan contoh atribut ukuran adalah jumlah barang.

 • OLTP (Online Transaction Processing Systems)

OLTP (On-line Transaction Processing) memiliki karakteristik dengan jumlah data yang besar namun transaksi yang dilakukan cukup sederhana seperti insert,update, dan delete. Hal utama yang menjadi perhatian dari sistem yang dilakukan OLTP adalah melakukan query secara cepat, data mudah untuk diperbaiki dan dapat diakses melalui komputer yang terhubung dalam jaringan. OLTP berorientasi pada proses yang memproses suatu transaksi secara langsung melalui komputer yang terhubung dalam jaringan. Seperti misalanya kasir pada sebuah super market yang menggunakan mesin dalam proses transaksinya. OLTP mempunyai karakteristik beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data, lagi pula OLTP sangat optimal untuk updating data.


B. Perbedaan OLTP dan OLAP 1.OLTP (Online Transaction Processing)


  1. .fungsi aplikasi OLTP merupakan satu aplikasi yang berguna untuk mendukung operasional perusahaan sehari-hari. Contohnya adalah aplikasi untuk merekam pesanan konsumen, merekam pembelian, merekam proses produksi, merekam penggajian karyawan dan lain sebagainya. Aktivitas pemrosesan transaksi, biasanya hanya melibatkan beberapa record. Sebagai contoh, dalam aplikasi untuk merekam pesanan konsumen, aplikasi akan mengakses data dari tabel Konsumen, tabel Pesanan Konsumen, tabel Detail Pesanan, tabel Persediaan dan tabel Karyawan. Setiap tabel memiliki kunci yang berguna untuk sarana relasi antar tabel. Aplikasi pesanan konsumen, hanya akan menambahkan beberapa baris baru dalam tabel Pesanan Konsumen dan tabel Detail Pesanan. 
  2. desine database Desain dalam OLTP bersifat Entity Relational atau databasenya dinormalisasi dulu sebelum digunakan. Database untuk mendukung OLTP adalah database yang normal. Normalized dengan banyak table. OLTP mengunakan data model ER untuk melihat transaksi sebagai proses model yang tunggal dan sinormalisaionel untuk menjagaintegritas data. OLTP menjadi bentuk yg lebih mudah untuk di ambildan di analisis. rancangan OLTP mengharuskan perancangan logika tabel dan tipe query secara bersama-sama agar tabel tersebut dapat terakses dengan cepat. 
  3. Berdasarkan sumber data Data Operasional, data OLTP adalah data asli. Dalam OLTP datanya adalah hari ini, update setiap saat (datanya dapat di-edit, di-ganti, atau di-hapus) d. Berdasarkan Tujuan datanya Untuk mengendalikan dan menjalankan tugas2 utama. Penggunaan OLTP digunakan setiap saat. 
  4. Berdasarkan Data apa yg di tampilkan Bisnis proses yg berkelajutan. 
  5.  Query yg digunakan Simple Query.
  6. Kecepatan proses Pada dasarnya sangat cepat 
  7. Space yg dibutuhkan Relativ kecil. 
  8. Kemampuan OLTP 
  • Data bisa saja disimpan pada beberapa platform 
  • Data diorganisasikan berdasarkan fungsi atau operasi seperti penjualan, produksi,dan pemrosesan pesanan 
  • Pemrosesan bersifat berulang 
  • User Melayani banyak pemakai operasional User. Dalam OLTP, penggunanya adalah IT Proffesional. Jumlah Pengguna Untuk OLTP penggunanya adalah puluhan. 
  • Ukuran Database Ukuran database untuk OLTP sekitar MB-GB. l. Access OLTP aksesnya bisa write, read dan lain-lain. Jumlah rekaman yang di akses OLTP sekitar ratusan sampai ribuan. 
  • Unit Pekerjaan OLTP pekerjaannya hanya sederhana misalnya transaksi dalam swalayan. Seperti misalanya kasir pada sebuah super market yang menggunakan mesin dalam proses transaksinya.
2. OLAP (OnLine Analytical Processing) 

  1. Fungsi aplikasi OLAP digunakan untuk pengambilan keputusan. Aplikasi OLAP berfungsi untuk mengakses data yang besar (kalau perlu data selama empat atau bahkan lima tahun). OLAP bergunauntuk menganalisis hubungan antar data guna menemuka ada tidak pola tertentu dalam data yang berguna untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang. Sebagai contoh, dengan menganalisis data di masa lalu, aplikasi OLAP berhasil mengidentifikasi produk apa yang disukai di daerah tertentu (ternyata ada perbedaan preferensi konsumen antar wilayah pemasaran). 
  2.  Desine database Sedangkan database yang pas untuk mendukung OLAP adalah database yang denormalisasi. De-normalized dengan sedikit table dan menggunakan star / showflake schemas. olap menggunakan dimensional mode. perancangan dan penerapan dimensional model dilakukan pada data warehouse untuk di ambil dianalisis oleh olap. Dimensional model merupakan permodalan data yang terdiri dari tabel dimensi dan tabel fact yg relasianya dapat di gambarkan pada star scema, tabel flact merupakan tabel utama dalam dimensional model yang berisi pengukuran nilai angka dari bisnis yang di simpan. tabel dimensi merupakan tabel perlengkapan dari tabel fact yg berisi penjelasan tekstuan dari bisnis. Keuntungan dari dimensional model ialah memisahkan rancangan logika tabel dengan tipe query yang di gunakan pengguna. keuntungan lainya pengguna dimensional model ialah kemudahan pengawasan terhadap penambahan data kemudian penambahan kolom dan rancangan baru serta menagani pergantian kebutuhan bisnis, 
  3. Berdasarkan sumber data Data konsolidasi, data OLAP di peroleh dari beberapa OLTP. datanya adalah sekarang dan hari ini yang berguna untuk melakukan analisis ke depan. 
  4. Berdasarkan Tujuan datanya Untuk membantu dalam perencanaan, memecahkan masalah dan mendukung keputusan. Untuk mendukung keputusan harian (operasional). biasanya OLAP digunakan seperlunya saja. 
  5. Berdasarkan Data apa yg di tampilkan Menampilkan data dari berbagai macam aktivitas bisnis. Berorientasi pada transaksi. 
  6. Query yg digunakan Complex Queries. 
  7. Kecepatan proses Tergantung dari data yg dilibatkan, proses akan lebih cepat dengan menggunakan fungsi indexing. 
  8. Space yg dibutuhkan Lebih besar, karena membutuhkan lebih banyak indexing dibandingkan OLTP. 
  9. Kemampuan OLAP Konsolidasi melibatkan pengelompokan data. Sebagai contoh kantor-kantor cabang dapat dikelompokkan menurut kota atau bahkan propinsi. Transaksi penjualan dapat ditinjau menurut tahun, triwulan, bulan, dan sebagainya. Kadangkala istilah rollup digunakan untuk menyatakan konsolidasi j. User OLAP penggunanya adalah Knowledge worker maksdunya penggunanya adalah seorang yang bertindak dalam subyek tertentu, atau petinggi dalam suatu perusahaan. Jumlah Pengguna Untuk OLAP penggunanya bisa sampai ratusan bahkan ribuan. 
  10. Ukuran Database Ukuran database untuk OLAP bisa sampai GB- l. Access aksesnya OLAP sering dibaca karena digunakan untuk analisa. Jumlah rekaman yang di akses OLAP data yang diakses bisa sampai jutaan bahkan milyaran. 
  11. Unit Pekerjaan Untuk OLAP query untuk menampilkan data sangat kompleks. yang merupakan bagian dari Business Intelligencey yang berguna untuk menyediakan laporan analisis, seperti penjualan, marketing, BPM (Business Process Management), budgeting, forecasting, keuangan dan sebagainya. model multidimensi, yang mengijinkan query analisis yang kompleks dengan kecepatan eksekusi yang tinggi.

job applications

Jakarta, 11 june 2013 
Engr. Rigor Buenvinna
Samsung Products Inc. 1345 St.
Bernard Drive Pasig City
Dear Engr. Buenvinna:

Dear Ms, Desi eka resti 

 I am writing to apply for the programmer position advertised in the Times Union. As requested, I am enclosing a completed job application, my certification, my resume and three references. 

 Opportunity presented in this listing is very interesting, and I believe that my strong technical experience and education will make me a very competitive candidate for this position. Key strengths that I possess for success in this position include: 

 IT Support Officer has such qualification is D3 / S1 Computer Science, Advanced Windows Systems, Linux Systems, Networking, Troubleshooting, able to work in individual / team, have a high work motivation, energetic, and creative, tenacious and hard-working, responsible to work. 

 I Mastering the AS/400 programming language or IT product development and data communications or networking application development methodologies (SDLC, waterfall) and project management. Whereas responsibility is to receive, prioritize and resolve IT support requests. Purchase IT hardware, software and other matters related thereto. Installation, maintenance and provision of daily support for hardware & software both Windows and Macintosh, equipment including printers, scanners, external hard-drives, etc.. Correspondence with external service providers, including Internet Service Providers, Email service providers, hardware and software suppliers, etc.. Bid set of goods and receipts with suppliers for needs related to IT. Provide data / information required for making regular department reports. 

 I am active Fluent in English, oral and written. Know and understand the SQL Command, Oracle database, MySQL and MSSQL Server, Delphi Programmer,. Have a good character and attitude. Ability to work with minimal supervision. Ability to work in a team. GPA min. 2.75. 0-2 years experience. Responsibilities in this profession is to take part in the development and integration of software. Actively develop skills in software development. Receive a user request for the problems to be solved. Provides support and problem resolution for both consumers internal and external customers. 

Responsible for the current customer satisfaction. Perform related duties and responsibilities that are required, such as in the certificate and keep the company's plan to build the skills base in the IBM portfolio pruduk. Working on a variety of related tasks as given Establish maximum compactness in the company along with colleagues in the company I provide exceptional contributions to customer service for all customers With S1 degree in Computer Programming, I have a full understanding of the life cycle of software development projects. I also have experience in learning and excel at new technologies as needed. 

 Please see my resume for additional information on my experience. I can be reached anytime via email at resti_c@email.com or my phone, 909-555-5555. Thank you for your time and consideration. I look forward to speaking with you about this employment opportunity.

Minggu, 14 Juli 2013

Aplikasi Induksi Matematik dalam program


B. Aplikasi Induksi Matematik dalam program

Salah satu aplikasi induksi matematik dalam pemrograman yaitu bentuk kalang (loop), dengan struktur sbb :
Keadaan sebelum menjumpai kalang( loop)

While s

Perintah-perintah dalam tubuh kalang .
semua perintah tidak boleh melompat keluar
kalang

End While
Keadaan setelah kalang(loop)

Perintah While akan dieksekusi terus menerus selama syarat kondisi S bernilai benar. Apabila dalam proses kalang dijumpai kondisi bernilai salah (tidak memenuhi syarat yang didefinisikan) eksekusi akan berhenti.
Kalang (loop)
Diberikan Kalang While dengan syarat kondisi S, kondisi sebelum dan sesudah kalang. Jika diberikan predikat I(n) yang disebut kalang invarian.
Apabila keempat syarat ini benar maka kalang benar terhadap kondisi sebelum dan sesudahnya.

1. Langkah basis :
Kondisi sebelum kalang berarti bahwa I (0) benar sebelum iterasi pertama dalam kalang.
2. Langkah induksi :
Jika syarat kondisi S dan kalang invariant I(k) benar untuk suatu bilangan bulat k ≥ 0 sebelum iterasi kalang, maka I(k+1) juga benar setelah iterasi kalang.

3. Kondisi penghentian Setelah sejumlah iterasi kalang yang berhingga, maka syarat kondisi S menjadi salah.

4. Kebenaran kondisi setelah kalang
Jika untuk suatu bilangan bulat tak negatif N, syarat kondisi S salah dan I(N) benar maka harga variable akan sama dengan yang ditentukan dalam kondisi kalang.( tanpa menggunakan operasi perkalian langsung).
Contoh 3
Akan dihitung hasil kali dua buah bilangan bulat positip, atau nilai nol c dan d, dengan tanpa melalui operasi perkalian langsung. Berikut ini potongan algoritma pemrograman untuk menghitung hasil kali dua bilangan bulat tersebut, dengan cara menjumlahkan d sebanyak c kali yang hasilnya c.d sbb :
i ← 0
J ← 0
while i ≠ c do (1)
J ← J + d
i ← i+ 1
endwhile
( i = c, J = c.d )
Buktikan bahwa setiap kali eksekusi mencapai awal kalang while-do 1), ditemukan J = i.d.
Bukti :
Algoritma untuk enumerasi nilai i dan j untuk setiap kali eksekusi mencapai awal kalang while - do tersebut dapat diilustrasikan sbb:
Tabel eksekusi while – do

Setiap kali (n) exsekusi mencapai awal loop
Nilai i
Nilai j
Loop ke  1
0
0
2
1
1.d
3
2
2.d
4
3
3.d
:
:
:
C+1
c
c.d

dari tabel tersebut tampak bahwa setiap kali eksekusi algoritma mencapai awal kalang while-do, nilai j = 1.d. Untuk mengetahui kebenaranya dapat digunakan induksi matematik. Misal p(n) merupakan pernyataan bahwa setiap kali yaitu n eksekusi algoritma mencapai awal kalang while – do, nilai i dan j pada eksekusi ke n dinyatakan in dan jn.
a) Langkah 1 .
untuk n = 1, pernyataan p(1) benar karena pada saat n = 1 eksekusi mencapai awal kalang while – do i = 0 dan j = 0, serta nilai jn= in .d = 0 adalah benar.
b) Langkah induksi :
misal pernyataan p(n) benar, dengan asumsi bahwa jn = in .d saat eksekusi mencapai awal kalang while – do. Akan ditunjukkan bahwa p(n+1) benar yaitu saat eksekusi mencapai awal kalang while – do yang ke (n+1) yang berarti jn+1 = in+1 .d juga benar. Dari tabel dapat dilihat bahwa nilai i yang baru bertambah sebesar 1 dari nilai i yang lama dan j yang baru bertambah sebesar d dari nilai j yang lama sehingga in+1 = in + 1
dan jn+1 = jn + d, dari hipotesa induksi jn= in .d maka
jn+1 = (in.d) + d
= (in + 1 ).d
= in+1 .d .
maka terbukti bahwa setiap kali eksekusi algoritma mencapai awal kalang while – do nilai j= i.d.
1.     Prinsip Umum Induksi
Prinsip induksi sederhana dapat digeneralisir
sebagai berikut :

Misal p(n) adalah pernyataan tentang bilangan bulat dan akan membuktikan bahwa pernyataan p(n) benar untuk semua bilangan bulat n ≥ n0 . Untuk membuktikan pernyataan tersebut kita hanya perlu menunjukkan bahwa:

i) p(n0) benar dan
ii) jika p(n) benar maka p(n+1) benar untuk setiap n ≥ n0 , akibatnya pernyataan p(n) benar untuk setiap bilangan bulat n ≥ n0